CCTV Online Pengadilan Agama Binjai

Asisten Virtual Pengadilan Agama Binjai

Facebook Pengadilan Agama Binjai

Instagram Pengadilan Agama Binjai

Youtube Pengadilan Agama Binjai

Whatsapp Pengadilan Agama Binjai

Sekditjen Badilag: Dari 11 PA, Hanya Dua PA yang Ada Temuan Minor
Purwokerto l Badilag.net

Dari 11 PA yang dibiayai Ditjen Badilag untuk menerapkan sistem manajemen mutu selama tahun 2015, tidak diperoleh satupun temuan mayor. Memang ada temuan minor, namun itupun hanya di dua PA. Hasilnya, seluruh PA itu dinyatakan berhak memperoleh Sertifikat ISO 9001:2008.

Ke-11 PA itu adalah PA Binjai (PTA Medan), PA Kayuagung (PTA Palembang), PA Pekanbaru (PTA Pekanbaru), PA Jakarta Utara (PTA Jakarta), PA Karawang (PTA Bandung), PA Purbalingga (PTA Semarang), PA Yogyakarta (PTA Yogyakarta), PA Surabaya (PTA Surabaya), PA Amuntai (PTA Banjarmasin), PA Sungguminasa (PTA Makassar), dan PA Mataram (PTA Mataram).

“Alhamdulillah, 11 PA berhasil meraih ISO. Semuanya sudah melaksanakan sistem manajemen mutu dan memperoleh hasil memuaskan. Hanya dua PA yang ada temuan minor,” kata Sekretaris Ditjen Badilag H. Tukiran, S.H., M.M. di PA Purwokerto, Rabu (30/12/2015).

Temuan mayor adalah temuan yang dinilai parah, misalnya jika tidak ada rekaman pengendalian mutu. Jika didapatkan temuan mayor, maka sebuah intansi dinyatakan tidak lulus dalam audit, sehingga tidak berhak memperoleh sertifikat ISO.

Sementara itu, temuan minor adalah temuan kecil yang dampaknya tidak signifikan, misalnya jika ada alat kerja tertentu yang tidak berfungsi atau jika ada pelaksanaan tugas yang belum sesuai SOP. Temuan minor tidak menghalangi sebuah instansi meraih Sertifikat ISO, namun pada tahap selanjutnya, temuan minor itu harus ditindaklanjuti.

Sekretaris Ditjen Badilag mengungkapkan, penyerahan Sertifikat ISO kepada 11 PA tersebut akan dilakukan di PA Jakarta Utara, pada pekan terakhir Januari 2016.

Selain pimpinan ke-11 PA, seluruh Ketua PTA/MS Aceh juga akan menghadiri seremoni itu. “Nanti kita selenggarakan setelah rapat koordinasi Ketua PTA,” ujarnya.

Setelah penyerahan Sertifikat ISO secara berjamaah itu, jumlah PA yang meraih Sertifikat ISO akan menjadi 14. Sebelumnya, PA Stabat, PA Jakarta Selatan dan PA Jakarta Pusat telah terlebih dahulu menerapkan sistem manajemen mutu dan memperoleh Sertifikat ISO, dengan biaya sendiri.

Jumlah tersebut akan terus bertambah, mengingat pada tahun 2016 Ditjen Badilag telah memprogramkan untuk membiayai 10 PA lagi guna menerapkan sistem manajemen mutu. Belum lagi, sejumlah PA telah siap menempuh langkah serupa, tapi dengan biaya sendiri.

“Mulai tahun 2016, tidak lagi ISO 9001:2008, tapi ISO 9001:2015. Itu lebih ketat,” kata Sekditjen Badilag.

[hermansyah]

  • 1.debi.jpg
  • 2.renata.jpg
  • 3.anggi.jpg
  • 4.khozin.jpg
  • 5.berliana.jpg
  • 6.putri.jpg
  • 7.imam.jpg
  • 8.dinda.jpg
  • 9.PPPK.jpg
  • 10.juliya.jpg